<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Komentar di: KEKERASAN KIAN MEMBUDAYA. KENAPA ?</title>
	<atom:link href="http://smssekolahindonesia.wordpress.com/2007/12/14/kekerasan-kian-membudaya-kenapa/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://smssekolahindonesia.wordpress.com/2007/12/14/kekerasan-kian-membudaya-kenapa/</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Sat, 19 Dec 2009 14:19:37 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>Oleh: Altruis</title>
		<link>http://smssekolahindonesia.wordpress.com/2007/12/14/kekerasan-kian-membudaya-kenapa/#comment-10</link>
		<dc:creator>Altruis</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 19 Dec 2007 10:43:23 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://smssekolahindonesia.wordpress.com/2007/12/14/kekerasan-kian-membudaya-kenapa/#comment-10</guid>
		<description>SISWA SMP TEWAS DIANIAYA GURUNYA

Riyan Herdiyana (13), siswa SMP Negeri I Jampang Tengah, Sukabumi, Jawa Barat tewas setelah ditikam guru olehraganya (TR)di halaman sekolah. Itulah berita Kompas tanggal 19 Desember yang juga dilansir berita sore Trans TV. Padahal rumah guru dan orangtuasiswa tinggal bersebelahan. Latar belakang dan motivasi penganiayaan masih diselidiki oleh Polisi.
Namun, peristiwa mengenaskan itu memberi gambaran kepada kita. Bahwa kenakalan yang tiada batasnya bisa jadi semakin tak terkendali. Benarkah orangtua tak mengetahui kenaklan anaknya ? Begitu pula, mengapa kita sungguh mudah gelap mata. Benarkah kesabaran memang sudah habis di hati kita, sehingga kekerasan muncul di mana-mana. ? Bukankah setiap kali kita memanjatkan doa, kesadaran untuk mengasihi sesama diperintahkan oleh Tuhan Maha Pencipta ?
Mari, kita perbarui tabiat mulai dari diri sendiri dan keluarga. Agar semua kebaikan bangsa ini dikaruniai damai sejahtera dari Yang Maha Kuasa. Amien.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>SISWA SMP TEWAS DIANIAYA GURUNYA</p>
<p>Riyan Herdiyana (13), siswa SMP Negeri I Jampang Tengah, Sukabumi, Jawa Barat tewas setelah ditikam guru olehraganya (TR)di halaman sekolah. Itulah berita Kompas tanggal 19 Desember yang juga dilansir berita sore Trans TV. Padahal rumah guru dan orangtuasiswa tinggal bersebelahan. Latar belakang dan motivasi penganiayaan masih diselidiki oleh Polisi.<br />
Namun, peristiwa mengenaskan itu memberi gambaran kepada kita. Bahwa kenakalan yang tiada batasnya bisa jadi semakin tak terkendali. Benarkah orangtua tak mengetahui kenaklan anaknya ? Begitu pula, mengapa kita sungguh mudah gelap mata. Benarkah kesabaran memang sudah habis di hati kita, sehingga kekerasan muncul di mana-mana. ? Bukankah setiap kali kita memanjatkan doa, kesadaran untuk mengasihi sesama diperintahkan oleh Tuhan Maha Pencipta ?<br />
Mari, kita perbarui tabiat mulai dari diri sendiri dan keluarga. Agar semua kebaikan bangsa ini dikaruniai damai sejahtera dari Yang Maha Kuasa. Amien.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
